Kepada Fi..
Segala sesuatumu sudah menyatu
Dalam kalbu sejak lama merindu
Kini jawabnya telah ku ramu
Menjadi ucapan pasca lelahmu
Sayup matamu tersenyum simpul dalam gelap
Mendamaikan kunang-kunang berpesta pora
Memandikan kelopak matamu dari kedua sayap
Seperti bulan, tak akan pernah sekalipun jera
Selamat malam, Semakin menggila aku
Tak kenal waktu mencumbuimu lewat lagu.
Lagu yang kunyanyikan seperti orang bisu
Laksana konsonan tertiup angin malu
Tidurlah kekasih,
Bila tak ingin memungut kembali perih
Mimpilah kekasih,
'tuk kenangan yang hampir letih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar