Senin, 21 Desember 2015

"Bibir Tersungging Senyum"

Masih belum habis
Entah sampai kapan tak 'kan habis

Wanita itu sungguh mulia
Dari hilir ke hulu
Duka dipikul dipangku
Seluruh pinta dikata iya

Pada anak-anaknya

Dipeluk erat derita
Bertahan dengan cinta

Sepanjang bulan benderang terang
Berteduh riuh gemuruh keluh
Namun tak nampak tubuh
Sampai bisa malam ia seduh

Lalu,
"Ibu baik-baik saja nak"
Berkata dicekik air mata

 ff

Tidak ada komentar:

Posting Komentar