Tak perlu aku bertemu
Sendiri saja aku termangu
Menunggu, menunggu. Sudah itu sampai jemu
Dalam fikiran asyik membelenggu
Api membara membakar ada
Berdansa megah dengan alunan nada
Itu pun tak terasa di dada
Aku rindu kamu dinda
Hening tak enggan memekik
Angin, badan berdiri ia diterpa
Sepi tak ubah terus mengusik
Ruang hati yang kosong dan hampa
Lihat, bagaimana senja menerkam
Mengantar mentari ke pangkuan alam
Sendiri menikmati malam
Suara, teriak, lagu, cahya semua padam.
ff
Tidak ada komentar:
Posting Komentar