Sampai pada waktuku 'kan tau
Menjaga cinta atau mengorbankannya tiada
Memilih kehilangan akan dirimu
Sungguh sesak menggertak dalam dada
Hatiku tak ingin melepaskan
Meski cinta menuju ke lain jalan
Namun memiliki juga sebuah kemustahilan
Dari apa yang bernama penantian
Bagaimana lagi kudapati kesenyamanan
Dilorong lembah ketidakpastian
Masuk bersama rindu
Atau sekedar menunggu
Ketika tak lagi ku mengerti bahasa cinta
Logika berfilsafat tentang entah
Tiada arti dan mampu akal menjamah
Demikian tanpa isyarat aku berkata
Yang kemudian ku aksarakan cinta
Dengan sekelumit lembaran cerita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar