Senin, 11 April 2016

"Menulis Diatas Hujan"

Sial...
Lekas tuntas ku tulis namamu
Dengan ranting kering melinting
Bentar saja angin bertiup serbu
Hujan jadi sekutu tiada tanding

Sial...
Aku jadi sangat kepingin tangis
Yang undang pelukmu sadis

Rasamu salah menduga
Bukan mengusap air mata
Tapi menjilat tetes hujan

Rupamu sudah merindu
Lalu dengan hujan menyatu
Tulisan namanya yang hilang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar